Kapolres Solok Pastikan Kualitas SPPG Terjaga, Makanan Aman untuk Generasi Penerus

    Kapolres Solok Pastikan Kualitas SPPG Terjaga, Makanan Aman untuk Generasi Penerus

    SOLOK – Kapolres Solok, Agung Pranajaya, menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas dan keamanan makanan melalui pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di bawah Polres Solok.

    Saat ini, terdapat tiga SPPG yang dikelola, yakni satu unit di Sukarami, Kecamatan Gunung Talang dan dua unit di Kecamatan Lembah Gumanti. Namun untuk tahap awal, baru SPPG Gunung Talang yang telah beroperasi dengan target optimal seluruhnya pada akhir bulan ini.

    Setiap SPPG ditargetkan melayani hingga 2.500 penerima manfaat (pelajar). SPPG Gunung Talang kini menjangkau sekitar 1.700 penerima dan akan terus ditingkatkan secara bertahap hingga 2.300 sampai maksimal 2.500 penerima manfaat.

    Kapolres menekankan bahwa kualitas produk menjadi prioritas utama. Sistem pengawasan berlapis “check and recheck” diterapkan di setiap tahapan produksi dengan berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP). “Karena dengan selalu berpedoman pada SOP dalam setiap yang kita lakukan, maka kualitas yang dihasilkan pun akan terjamin, ” ujar Agung Pranajaya.

    Untuk memastikan mutu, kandungan gizi, serta higienitas makanan, SPPG didukung tenaga ahli gizi dan bekerja sama dengan dinas kesehatan, termasuk dalam pengawasan pengelolaan limbah. Bhayangkari juga dilibatkan dalam membantu pengawasan operasional harian.

    Pengawasan diperkuat dengan penugasan satu personel khusus yang bertanggung jawab memastikan bahan baku dalam kondisi baik sebelum diproses. Dalam pengadaan bahan pangan, Polres Solok tidak menggunakan pihak ketiga, melainkan membeli langsung dari petani, suplier, atau pelaku usaha sesuai kebutuhan masing-masing komoditas. Langkah ini dilakukan untuk menjamin kesegaran dan mutu bahan baku sehingga menghasilkan makanan yang layak konsumsi dan sehat.

    Selain pengawasan manual, Polres Solok juga menerapkan sistem pemantauan berbasis teknologi melalui pemasangan kamera pengawas (CCTV) di area produksi. Sistem ini bertujuan memaksimalkan kontrol, meningkatkan transparansi, serta mencegah terjadinya penyimpangan dalam proses pelayanan.

    Kapolres mengakui pada tahap awal pencarian suplier membutuhkan upaya lebih. Namun, menurutnya, langkah tersebut sebanding dengan jaminan keamanan dan kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak sebagai generasi harapan bangsa.

    Dengan pengawasan berlapis, penerapan SOP ketat, dukungan tenaga profesional, serta sistem monitoring berbasis teknologi, Polres Solok memastikan program SPPG berjalan optimal dan menghasilkan makanan bergizi yang aman dikonsumsi.

    kapolres solok akbp agung pranajaya sppg polres solok sppg gunung talang sppg lembah gumanti program pemenuhan gizi solok keamanan pangan solok kualitas makanan bergizi bhayangkari solok berita solok hari ini kapolres solok akbp agung pranajaya polres solok sppg solok sppg gunung talang sppg lembah gumanti keamanan pangan solok pengawasan cctv sppg program pemenuhan gizi solok berita solok hari ini
    AmeliaRiski_JIS Sumbar

    AmeliaRiski_JIS Sumbar

    Artikel Sebelumnya

    Presiden Prabowo Luncurkan Program Makan...

    Artikel Berikutnya

    Korupsi Dana Desa, Mantan Wali Nagari Talang...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Propam Polda Sumbar Supervisi Polres Agam, Tekankan Disiplin dan Integritas Personel
    Polda Sumbar Perkuat Profesionalitas Pamapta, Tekankan Ketelitian di TKP hingga Pembuktian Hukum
    Polisi Latih 120 Personel Dalmas di Pasaman Barat, Antisipasi Unjuk Rasa hingga Kerusuhan
    Polda Sumbar Gelar Pengukuran IMT, Perkuat Kesiapan Fisik Personel di Era Digital
    Warga Pariaman Meninggal Usai Kejar-kejaran, Polisi Lakukan Penyelidikan

    Ikuti Kami